Oct 10
Wajahnya terpahat lekat di hatiku. Kala kekosongan melanda hatiku, yang ada kegelisahanku muncul. Aku merindu.
Aku kembali berjumpa dengannya. Entah angin apa yang membawanya kepadaku, namun aku bahagia. Kami berbincang walau masih kaku terasa. Aku menemukan kecocokan di antara kami, tetapi aku tak tahu apakah dia merasakan hal yang serupa. Di akhir pembicaraan, kami pun bertukar email.
Walau tak mungkin terjadi, aku menanti kabar darinya… Dan rindu inipun makin menjadi ternyata…..